[WB Workshop] Template Capture

Topik:
Koordinasi relawan untuk mendukung relokasi

Latar Belakang:
Banyak relawan yang berkerja mendukung proses relokasi bencana erupsi Gunung Merapi 2010 tetapi belum terkoordinir dengan baik

Tantangan:

  • Pemetaan tujuan dan sasaran relawan yang belum jelas
  • Ada relawan yang angsung masuk pada wilayah relokasi tanpa ada koordinasi dengan pemangku wilayah tersebut
  • Adanya karakteristik tertentu (adat, budaya, agama, habit) yang menjadi kendala pada saat penanganan relokasi bersama pengungsi
  • Terbatasnya pemahaman penanggulangan bencana pada SKPD terkait
  • Konsep relokasi yang diajukan oleh para relawan tidak semuanya terakomodir
  • Adanya ketidaksesuaian cluster (keterampilan) relawan dengan kebutuhan masyarakat yang direlokasi
  • Sistem birokrasi yang menghambat koordinasi relawan dalam menjalankan perannya pada proses relokasi

Solusi:

  • Perlunya penguatan kapasitas relawan
  • Perlunya efektivitas koordinasi dalam birokrasi
  • Transparansi proses deploy relawan (peta kapasitas, sarpras)
  • Perlu adanya Juknis (SOP) untuk peran relawan pada saat pasca bencana
  • Perlu ada monitoring dan evaluasi dari lembaga yang terkait (BPBD dan lembaga/organisasi relawan).
  • Kepala Desa setempat sebagai pengawas dan coordinator bagi kelompok relawan yang belum melakukan koordinasi.
  • Kepala Daerah memfasilitasi/menjembatani koordinasi antara relawan dengan SKPD terkait.
  • Pembelajaran:
  • Mengetahui apa kebutuhan relawan dalam masa pasca bencana khususnya dukungan untuk relokasi dan livelihood
  • Mengetahui klaster relawan yang dibutuhkan dalam masa pasca bencana
  • Mengetahui fase-fase dalam koordinasi

Rekomendasi:

  • Adanya SOP pembendayaan relawan pada pasca bencana
  • Sosialisasi Perka BNPB “Tentang Relawan Penanggulangan Bencana”
  • Perlunya pendokumentasian kegiatan/pelaksanaan relawan dalam pasca bencana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *