Info Kejadian Bencana Bulan November

BNPB mencatat kejadian bencana di berbagai lokasi di Indonesia selama bulan November. Secara keseluruhan, 202 bencana terjadi di 21 provinsi di Indonesia.

Sebaran kejadian bencana di bulan November untuk wilayah Indonesia tersebar di hampir dua pertiga wilayah Indonesia. Hal ini terutama terjadi di bagian barat wilayah Indonesia. Bencana terjadi di hampir semua pulau besar kecuali Papua.  

Di Sumatera, bencana terjadi di hampir semua provinsi. Sumatera Barat tercatat sebagai provinsi yang paling banyak mengalami bencana dengan 17 kejadian. Sementara itu, di Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau, bulan ini aman dari bencana.  

Di Pulau Jawa, bencana terjadi di semua provinsi. Jawa Barat adalah provinsi yang paling banyak mengalami kejadian bencana dengan 43 kali mengalami bencana. Selanjutnya, Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah mengalami 38 dan 35 kali kejadian bencana. Pada bulan ini, bencana juga cukup merata terjadi di provinsi-provinsi yang berada di Pulau Sulawesi. Di sana, bencana hanya absen di Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, di provinsi lain di pulau ini bencana terjadi dengan kisaran 1-2 kali. Selain di berbagai pulau tersebut, bencana juga terjadi di provinsi Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara.

Melihat data korban meninggal dan hilang, maka di Provinsi Sumatera Utara bencana meminta korban 7 orang meninggal dunia. Selanjutnya, di Jawa Barat kejadian bencana juga menimbulkan 6 orang meninggal dunia. Secara keseluruhan, bencana di bulan November mengakibatkan 24 orang meninggal dunia.

Di Bulan November, bencana mengakibatkan ribuan orang menderita dan mengungsi. Tercatat korban menderita dan mengungsi paling banyak terjadi di Aceh dengan angka 90.778 jiwa. Jumlah tersebut terutama disebabkan karena bencana banjir yang menerjang Aceh.

Provinsi Jawa Tengah adalah provinsi dengan jumlah kerusakan rumah tertinggi. Di provinsi ini, bencana mengakibatkan 316 rumah rusak berat. Di sisi lain, kendati bencana paling banyak terjadi di Jawa Barat, namun kejadian tersebut mengakibatkan lebih sedikit kerusakan, yaitu 48 unit rumah rusak berat.