Pembangunan Ekonomi dan Kerusakan Lingkungan

img.php

Pembangunan ekonomi diperlukan karena banyak orang yang menderita, hidup dalam kemiskinan dan kekurangan. Namun, pembangunan ekonomi menyebabkan kerusakan lingkungan dan hal ini akan menyebabkan penderitaan semakin hebat serta kemiskinan semakin parah.

Tidak ada kegiatan ekonomi tanpa adanya lingkungan. Oleh karena itu, jika lingkungan rusak, maka kegiatan ekonomi tidak akan berjalan.

Bayangkan satu hari Anda berada di sebuah pulau yang sangat indah, tak ada orang lain di sana kecuali Anda dan pasangan. Pantai dengan hamparan pasir yang menggelitik kaki, udara dari laut yang berhembus, pepohonan tertiup angin, dan burung-burung terbang kian kemari. Tiba-tiba Anda merasa lapar. Anda tengok kanan kiri tak ada penjual makanan karena pohon yang ada pun tak juga menawarkan buah-buahan. Di saku Anda ada beberapa lembar Rupiah, namun Anda tak bisa menggunakannya lantaran tidak ada toko di pulau itu. Apakah pada kondisi demikian uang Anda memiliki harga?

Dalam ilmu ekonomi, uang sangatlah berharga karena menentukan kemakmuran. Sebagai alat pertukaran, uang sangat berguna. Dengan uang, Anda bisa mendapatkan berbagai barang. Namun, barang-barang itu hanya bisa didapatkan manakala dia ada (exist).

Jika di satu planet tidak ada makanan karena tidak ada tanah, maka tak peduli berapa pun uang yang Anda miliki semua itu tidak akan ada gunanya. Bisa jadi Anda memiliki berpeti-peti uang, namun tak ada makanan yang dapat Anda beli, lantas buat apa uang tersebut?

Uang pada akhirnya adalah sekadar nomor. Dia tidak bisa menggantikan makanan, oksigen, dan juga air. Anda hanya dapat menggunakannya sebagai alat tukar manakala semua hal itu ada. Namun, uang menjadi tak berharga ketika semua hal yang diperlukan manusia tersebut telah musnah.

Apa yang sebenarnya kita perlukan adalah barang-barang dan service/layanan, bila semua itu tak lagi tersedia, maka uang tak bisa menggantikannya.

Kendati demikian, kita tetap memerlukan kemakmuran dan uang. Sebab, di negara yang tidak makmur atau miskin, mereka tidak memiliki program untuk perlindungan lingkungan. Di negara-negara tersebut fokus utamanya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan warga. Mereka tidak berpikir untuk membuat peraturan dan memastikan tegaknya peraturan untuk melindungi lingkungan. Mereka tak bisa memastikan semua warga membuang sampah pada tempatnya, mereka tak bisa memantau penebangan liar dan peraturan-peraturan lainnya yang bermanfaat untuk lingkugan.

Selain itu, di negara-negara yang belum sejahtera sangat mudah untuk menyuap agar Anda dapat menebang pohon, mengotori sungai, dan tindakan lain yang merusak lingkungan. Oleh karena itu, kesejahteraan dan kekayaan sangat diperlukan untuk mendukung perlindungan pada lingkungan.

Mengelola kekayaan alam dan lingkungan memerlukan ilmu pengetahuan. Namun, bukti-bukti yang disajikan ilmu pengetahuan tak selalu diterima oleh para pengambil kebijakan karena mereka memiliki pandangan dan pemahaman sendiri. Ilmu pengetahuan saja tak cukup, kondisi politik juga belum memadai, pertimbangan ekonomi juga tak bisa memenuhi kebutuhan. Semua harus digabung dan saling melengkapi.

Sumber gambar dari sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *