Delapan dampak perubahan iklim yang membuat dunia kian berbahaya

PBB melaporkan, bahwa bencana, termasuk topan, banjir, dan gelombang panas meningkat lima kali lipat sejak tahun 1970-an.

Lupakan masa depan. Saat ini, bumi kita lima kali lebih berbahaya dan lebih rawan bencana daripada kondisinya pada tahun 1970-an. Hal ini terjadi akibat adanya peningkatan risiko akibat perubahan iklim, demikian hasil laporan terbaru dari Organisasi Meteorologi Dunia. Dekade pertama abad 21 menunjukkan sejumlah 3.496 bencana alam terjadi karena banjir, angin topan, kekeringan, dan gelombang panas. Jumlah itu mendekati lima kali lipat kejadian bencana yang dilaporkan pada tahun 1970, yaitu 743 kejadian dan semua itu berhubungan dengan kondisi cuaca yang terpengaruh oleh perubahan iklim. Perlu digarisbawahi, bencana alam yang terjadi kurang lebih lima kali lebih sering daripada yang terjadi pada 1970-an. Namun demikian, beberapa bencana seperti banjir dan angin topan memberikan ancaman lebih besar apabila dibandingkan jenis bencana yang lain. Banjir dan angin topan juga menimbulkan dampak yang lebih besar dalam bidang ekonomi, namun gelombang panas lebih banyak menimbulkan kematian.

1) Kita memerlukan kapal yang lebih besar atau perlindungan terhadap banjir

Disaster_Report_By_Decade
Jumlah bencana yang dilaporkan dalam satu dekade berdasarkan tipe bencana (1971-2010) Keterangan: Biru gelap: banjir; biru terang: gerakan massa; hijau: badai/topan; kuning: kekeringan; merah: temperatur ekstrem; orange: kebakaran lahan dan hutan.

Banjir dan topan besar memimpin jauh sebagai penyebab kejadian bencana selama periode 2000-2010. Sekitar 80% dari 3.496 bencana yang terjadi selama dekade terakhir disebabkan oleh dua jenis bencana tersebut. Permukaan laut naik karena perubahan iklim, begitu juga topan yang disertai hujan. Ada bukti tambahan, bahwa peningkatan temperatur berakibat pada meningkatnya badai.

2) Gelombang panas adalah pembunuh baru

Jumlah kematian yang dilaporkan dalam satu dekade berdasarkan tipe bencana (1971-2010) Keterangan: Biru gelap: banjir; biru terang: gerakan massa; hijau: badai/topan; kuning: kekeringan; merah: temperatur ekstrem; orange: kebakaran lahan dan hutan.
Jumlah kematian yang dilaporkan dalam satu dekade berdasarkan tipe bencana (1971-2010)
Keterangan: Biru gelap: banjir; biru terang: gerakan massa; hijau: badai/topan; kuning: kekeringan; merah: temperatur ekstrem; orange: kebakaran lahan dan hutan.

Mulanya, pada tahun 1970-an, gelombang panas tidak dikategorikan sebagai bencana. Namun, semenjak tahun 2010 jenis bencana ini menjadi penyebab utama kematian karena bencana alam bersama dengan angin topan. Di Rusia saja, lebih dari 55.000 orang meninggal dunia karena gelombang panas yang terjadi pada tahun 2010.

3) Penanganan banjir makin mahal

Jumlah kerugian ekonomi yang dilaporkan dalam satu dekade berdasarkan tipe bencana (1971-2010) dalam milliar dollar. Keterangan: Biru gelap: banjir; biru terang: gerakan massa; hijau: badai/topan; kuning: kekeringan; merah: temperatur ekstrem; orange: kebakaran lahan dan hutan.
Jumlah kerugian ekonomi yang dilaporkan dalam satu dekade berdasarkan tipe bencana (1971-2010) dalam milliar dollar.
Keterangan: Biru gelap: banjir; biru terang: gerakan massa; hijau: badai/topan; kuning: kekeringan; merah: temperatur ekstrem; orange: kebakaran lahan dan hutan.

Penanggulangan bencana lima kali lebih mahal pada tahun 2010 dibandingkan pada tahun 1970 dan sebagian besar disebabkan karena meningkatnya kerugian akibat bencana banjir. Biaya penanganan meningkat dari 505 milliar dollar menjadi 864 milliar dollar selama dekade terakhir.

4) Hampir semua bencana dari 8.835, sekitar 89%-nya dikarenakan banjir dan topan

Reported_number_disaster

5) Topan menjadi ancaman terbesar bagi kehidupan, dengan korban 1,45 juta dari 1,94 juta korban meninggal karena bencana secara global. Kekeringan menjadi penyebab kematian selanjutnya karena banyaknya korban yang meninggal selama kekeringan di Afrika pada medio 1980-an.

Death_by_disaster

6) Sekitar setengah dari 2390,7 milliar dollar biaya penanggulangan bencana selama 40 tahun terakhir digunakan untuk penanggulangan bencana topan Katrina dan badai super Sandy yang keduanya terjadi di Amerika Serikat.

Economic_lost_by_hazard_type

7) Kekeringan yang terjadi di Afrika Timur pada tahun 1970 dan 1980-an adalah pembunuh terbesar pada era modern, membunuh 600.000 orang di Ethiopia, Mozambique, Somalia, dan Sudan. Namun, di Bangladehs, pembunuh utamanya adalah Topan.

disaster_ranked_by_reported_death

8) Topan dan beberapa badai lainnya meningkatkan dampak pada perekonomian Amerika Serikat. Lima penanganan bencana paling mahal dari seluruh dunia berada di Amerika Serikat. Kelimanya disebabkan karena badai atau topan yang mengakibatkan kerugian 294 milliar dollar.

disaster_ranked_by_economic_losses

Sumber tulisan dari sini

1 thought on “Delapan dampak perubahan iklim yang membuat dunia kian berbahaya”

  1. Saya tertarik dengan informasi mengenai artikel diatas.
    Selain itu, tulisan diatas sangat menarik untuk dipelajari yang dapat menambah wawasan kita mengenai perkembangan ekonomi didunia.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Pusat StudiManajemen Industri Kecil dan Mikro yang bisa anda kunjungi di Pusat Studi Ekonomi Syariah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *