Bagaimana Menentukan Lokasi Hunian Tetap?

Belajar dari penanganan pasca bencana Erupsi Merapi pada tahun 2010, maka penentuan hunian tetap di Provinsi D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah harus mempertimbangkan beberapa kriteria. Kriteria tersebut dibagi menjadi kriteria umum dan khusus. Selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Kriteria umum
– Aman dari kerawanan bencana gunungapi
– Lahan mempunyai kemiringan maksimum 30%
– Berada di kawasan budidaya di luar permukiman dan tanah garapan aktif yang ditetapkan dalam RTRW kabupaten terdampak.
– Berada di kecamatan yang sama.

2. Kriteria penunjang
– Tersedia air baku
– Tersedianya jaringan infrastruktur
– Kemudahan pembebasan lahan
– Tersedianya luasan lahan minimal untuk perumahan

Pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi juga melibatkan masyarakat terdampak sebagai stimulus ekonomi demi keberlanjutan kehidupan mereka. Stimulus ini perlu diadakan agar perekonomian masyarakat kembali pulih dan dapat mencukupi kehidupan mereka sendiri-sendiri. Arahan Wakil Presiden RI dalam ruang lingkup rehabilitasi dan rekonstruksi adalah:

  1. Pemulihan perumahan dan permukiman dengan memperhatikan kebijakan relokasi yang aman dan desain yang berbasis mitigasi dan pengurangan risiko bencana.
  2. Pemulihan infrastruktur publik yang mendukung mobilitas masyarakat dan perekonomian serta infrastruktur vital dalam penanggulangan bencana.
  3. Pemulihan kebutuhan sosial masyarakat.
  4. Pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
  5. Pemulihan lintas sektor melalui sub sektor keamnan dan ketertiban, pemerintahan, lingkungan hidup dan pengurangan risiko bencana.

Daftar Pustaka

Maarif, Syamsul 2012, Merapi Menyapa Kehidupan Hidup Harmonis di Lereng Merapi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *