2015 dan Rekor untuk Perubahan Iklim

Laju perubahan iklim pada tahun 2015 menunjukkan perkembangan yang menggelisahkan dan belum pernah diprediksi sebelumnya, demikian hasil penelitian dari WHO.

Beberapa indikator bahkan telah memecahkan rekor. Indikator tersebut di antaranya adalah: suhu global, curah hujan, kekeringan, aktivitas siklon, dan gelombang panas.

Berikut ini beberapa rekor perubahan iklim yang terjadi pada tahun 2015.

  1. 2015 menjadi tahun terpanas dengan temperatur rata-rata global berada pada posisi 0,76 derajat Celcius lebih tinggi dari pada rata-rata temperatur pada tahun 1961-1990. Hal ini terjadi karena perubahan iklim dan pengaruh El-Nino.
  2. Tingkat kandungan karbon dioksida meningkat 43% dibandingkan masa sebelum revolusi industri.
  3. Tinggi muka laut mencapai rekor tertinggi saat dihitung menggunakan alat pengukur tinggi gelombang dan satelit.
  4. Gelombang panas terjadi di berbagai tempat. Di Selatan India, negara bagian Telangana dan Andhra Pradesh saja gelombang panas menyebabkan 2.000 orang meninggal dunia.
  5. Curah hujan ekstrim terekam di berbagai lokasi. Di pantai barat Libya, terjadi curah hujan dalam sehari yang setara dengan curah hujan selama sebelas bulan dalam waktu normal. Sementara itu, di Maroko menerima curah hujan selama sejam yang setara dengan curah hujan selama 13 bulan.
  6. Afrika bagian selatan mengalami musim paling kering sejak periode 1932-1933. Di Indonesia musim kering ini memperhebat kebakaran hutan dan lahan.

Sumber berita: http://www.theguardian.com/environment/2016/mar/21/global-warming-taking-place-at-an-alarming-rate-un-climate-body-warns?CMP=share_btn_tw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *